Profil Ahmad Musadeq Yang Mengaku Nabi– Hilangnya sejumlah orang termasuk seorang dokter bernama Rica beberapa waktu yang lalu begitu menyita perhatian masyarkat.Hilangnya Dokter Rica di duga terkait dengan sebuah aliran sesat, belakangan diketahui setelah sang dokter berhasil ditemukan didaerah Kalimantan.Setelah di periksa, Dokter Rica diketahui mengikuti aliran Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara). Fakta menarik dari alilran Gafatar ini ternyata pencetusnya adalah Ahmad Musadeq, orang yang pernah mengaku sebagai nabi dan mendapat wahyu.Pada tahun 2006 lalu, Ahmad Musadeq alias Abdussalam mengaku dirinya sebagai nabi setelah nabi Muhammad SAW, di tahun yang samaia juga mendirikan sebuah gerakan yang bernamaAl-Qiyadah Al-Islamiyah.Pada tahun 2007 aliranAl-Qiyadah Al-Islamiyahdinyatakan sesat oleh MUI (Majelis Ulama Indonesia) setelah menjalani penelitian secara subyektif selama 3 bulan karena menyimpang dari ajaran Islam dan melakukan sinkretisme agama.Pada 2008, Pengadilan Negeri JakartaSelatan memvonis Musaddeq 4 tahunpenjara dipotong masa tahanan atas pasal penodaan agama.Aliran ini mempercayai bahwa Moshaddeq adalah Masih Al’Mau’ud, Mesias Yang Dijanjikan untuk ummat penganut ajaran Ibrahim / Abraham meliputi Islam (bani Ismail) dan Kristen (bani Ishaq), menggantikan Muhammad.Termasuk di dalam kalimat syahadat, kata yang menyebutkan Nabi Muhammad juga dihapuskan. Aliran ini juga belum mewajibkan pengikutnya untuk menjalankan salat lima waktu dengan alasan kewajiban tersebut belum perlu dilaksanakan kecuali menjelang hijrah dan setelahnya.Ahmad Musadeq kemudian menyatakan bertobat dari aliran sesatnya, namun ia diduga masih menyebarkan aliran sesatnya dengan mengganti nama aliranAl-Qiyadah Al-Islamiyahdengan namaMilah Abrahamyang berkembang di daerah Depok, Jawa Barat.Ia juga merupakan guru spiritual dari aliran Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara) yang di ikuti oleh dokter Rica, yang belakangan heboh di perbincangkan media.Sejak hilangnya Dokter Rica, belakangan juga banyak orang yang melapor anggota keluarganya hilang, mereka yang hilang diduga menjadi pengikut aliran Gafatar yang saat ini diketuai oleh Mahful Muis Tumanurung yang tak lain adalah mantan ketua Al-Qiyadah Al-Islamiyahpimpinan Ahmad Musadeq untuk wilayah Sulawesi Selatan.Jika dilihat dari pergerakannya, Ahmad Musadeq dan para koleganya masih terus mengembangkan jaringanaliran sesatnya dengan berganti-ganti nama untuk menghindari kecurigaan.Al-Qiyadah Al-IslamiyahkemudianMilah Abrahamdan sekarangGafatar(Gerakan Fajar Nusantara).
Minggu, 13 November 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
01.35
Unknown
Posted in 

0 komentar:
Posting Komentar