Minggu, 13 November 2016

Para pengikut aliran Mukmin Mubaligh atau aliran yang sebelumnya bernama Al-qiyadah AlIslamiyah memasang target untuk menguasai Aceh pada 2015 dan menguasai nusantara pada 2024 nanti. Pengakuan ini, didapatkan langsung dari sejumlah mahasiswa yang mengaku adalah pengikut kenabian Ahmad Musadeq di Kota Banda Aceh pada tahun 2011 lalu.Bagi mereka, target tersebut tidaklah berlebihan dan dapat segera terwujub. Pasalnya, jumlah pengikut kenabian Ahmad Musadeq di Seramoe Mekkah saat ini diperkirakan telah mencapai ribuan orang yang tersebar di hampir seluruh kabupaten/kota di daerah ini.Pada tahun 2011, pembawa aliran Al-qiyadah Al Islamiyah atau Mukmin Mubaligh di Aceh bernamaZainuddin yang bertempat tinggal asal Prada sejak 2008 lalu. Yang bersangkutan, dilaporkan merupakan murid dari Ahmad Musadeq.Sejak tahun 2008 lalu, pria ini dilaporkan mulai menyebarkan aliran Mukmin Mubaligh untuk wilayah Aceh dan mempengaruhi para mahasiswa. Langkah nyata yang pernah dilakukan oleh sosok ini adalah mempengaruhi keyakinan agama para alumni SMA Fajar Harapan Kota Banda Aceh dan alumni letting 2008 di MAN Model Kota Banda Aceh.Pada 23 April 2011, Zainuddin dan puluhan pengikutnya sempat ikrar tobat massa di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.Menurut informasi, tercatat hampir puluhan alumni kedua sekolah ini kemudian menjadi pengikut aliran yang diduga sesat tersebut. Dilaporkan, dari peran para alumni itu, aliran ini kemudian menyebar hingga seluruh kabupaten kota di Aceh.”Mereka sengaja mencari calon pengikut dari barisan mahasiswa. Pasalnya, para mahasiswa diyakini akan menjadi pemimpin di kemudian hari sehingga mudah bagi penyebar aliran Mukmin Mubaigh untuk membumikan aliranini di Aceh,” kata salah seorang mahasiswa yang sempat mengikutialiran ini dan memilih keluar ketika mengetahui sesat pada tahun 2011.Zainuddin sendiri telah ditangkap pada tahun yang sama dan kini tidak diketahui keberadaannya.[]

0 komentar:

Posting Komentar